Perjalanan panjang membangun rumah impian

Perjalanan panjang membangun rumah impian

Membangun rumah impian yang nyaman dan indah mempesona adalah impian semua pemilik rumah. Tapi ternyata proses menuju rumah impian itu adalah proses yang panjang.

Ketika kita membeli sebuah rumah (baik rumah baru maupun rumah lama) jarang sekali kita akan dapatkan rumah yang persis yang seperti kita inginkan. Rumah yang baru gress biasanya masih “mentah”. Warnanya cenderung warna monoton. Sebagian besar pun belum ada kitchen set ataupun furniture (memang jarang sekali rumah baru yang sudah fully furnished lengkap). Sedangkan pada rumah lama, biasanya juga ada hal-hal yang kurang berkenan, yang sebenarnya ingin kita ubah. Layout yang kurang sesuai kebutuhan kita misalnya. Atau warna rumah yang “not my style”.

Karena itu, ternyata membeli sebuah rumah sebenarnya hanya step pertama menuju tercapainya rumah impian. Step selanjutnya masih banyak. Dari yang minor seperti menambahkan lemari, sofa, meja, dan pernak pernik yang tepat. Memperbaiki dapur dengan kitchen set serta menambah appliance seperti kulkas, kompor, dsb. Hingga perombakan yang sifatnya major seperti mengubah layout, menambah kamar, dsb.

Tidak jarang proses membangun rumah idaman perlu waktu bertahun-tahun dari awal hingga akhir karena menunggu inspirasi datang dan budget tersedia. Rumah yang sudah “selesai” pun ada baiknya diupdate dan upgrade tiap 10 tahun sekali supaya sesuai kebutuhan keluarga kita yang terus berubah.

Ada peribahasa orang Inggris yang mengatakan, “its about the journey, not the destination”. Karena itu sebagai homeowner, ada baiknya kita belajar mencintai proses panjang home improvement dalam perjalanan membangun rumah impian. Home improvement itu sendiri adalah proses yang cukup menyenangkan. Learn to enjoy it!!

*Ivy Soraya merupakan seorang Architect serta CEO Skyland Design&Build. Dia dapat dihubungi via email di sorayaoctaviani@gmail.com atau via WA/SMS di  081573072028. Ikuti juga akun twitternya di @skylanddb

No Comments

Post A Comment